Sang Rajawali Meninggalkanku sendiri

Sang Rajawali Meninggalkanku sendiri
Pesawat Y6-712 itu pergi

aku namai pesawat itu dengan sebutan RAJAWALI. RAJAWALI itu bermomor punggung Y6-712. inilah salah satu nomor kebanggaan yang diberikan oleh pihak maskapai kepada RAJAWALI ini. nomor ini sudah banyak dikenal orang layaknya sepakbola..

nomor punggung ini menunjukkan sebuah prestise bagi para pemakainya. nomor 7 untuk CR7 misalnya, nomor ini yang sudah familiar bagi para penggila sepak bola.

masyarakat dunia sudah mengenal nomor 7 bagi Cristiano Ronaldo. banyaknya nomor ini dalam suatu tim ini didasarkan pada banyaknya jumlah pemain dalam tim tersebut.

begitu juga dengan maskapai ini. maskapai ini memberikan nomor punggung pesawat itu berdasarkan jumlah pesawat dalam maskapai tersebut.

pihak maskapai telah memperhatikan secara matang-matang kenapa RAJAWALI ini terpilih dengan nomor punggung Y6-712. pihak maskapai sudah melakukan seleksi super ketat untuk memberikan nomor itu.

begitu lah aku menganalisis nomor punggung sebuah pesawat RAJAWALI itu. RAJAWALI itu mundur pelan-pelan dengan sedikit erangan layaknya sapi Pejantan sedang mengerang untuk mengawini betinanya. RAJAWALI mulai mengepak-ngepakkan sayapnya layaknya burung burung Rajawali. mulutnya mulai berbusa.

ekornya mulai ke atas pertanda RAJAWALI mau terbang. RAJAWALI itu jalan menjauh dari pandangan mataku. pesawat itu berputar ke kiri membentuk sudut 90 derajat.

RAJAWALI sudah tak mau menoleh aku semakin cuek. secuek para para wakil rakyat itu. RAJAWALI sudah mengambil ancang ancang dengan begitu kuat sekuat ancang-ancang Sapi Kerapan yang hendak dilepas. RAJAWALI sama sekali TIDAK mau melambaikan sayapnya sebagai tanda perpisahan.

Landasan El tari ini siap meluncurkan pesawat RAJAWALI menuju Belahan Bumi lain diseberang sana. dibelahan bumi pamanku, paman sam landasan 39-a di caneveral, Florida juga hendak meluncurkan discovery ke stasiun ruang angkasa.

aku hanya bisa menatap sang RAJAWALI itu. tidakkah RAJAWALI itu mengenal Penumpangnya. tidakkah tahu bahwa ada 4 kursi kosong di dalam badanmu. bukankah kekosongan kursi itu menyebabkan ketidakseimbangan pada badanmu. coba bayangkan seandainya para penumpang dan semua barang hanya ditempatkan pada salah satu sisinya. sebelah kanan atau kiri aja. maka kau akan melihat ketidakseimbangan itu secara jelas
RAJAWALI itu mulai mengerangkan suaranya lebih keras lagi.

kepakan sayapnya yang semakin kencang bikin suara bising. volume suarany berkisar 110 desibel tak terbantahkan lagi… aku hanya memandanginya dengan dua bola mata ini. diriku makin diam ngak bisa berkata-kata apalagi. speechless diriku dibuatnya. hendak diriku berteriak sekuat mungkin. tapi kau tak kan mungkin mendengarkan suaraku ini. walau aku sampai berteriak sampai suara habis kau takkan pernah mendengarkan ku…..kau begitu kejam…lebih kejam daripada penguasa negeri ini.

pengin aku berlari menghadangmu…agar aku bisa ikut masuk kedalamnya…kedalam perutmu agar kau lebih kenyang. tapi kau tidak selahap yang ku tahu…kau sekarang begitu
muak terhadapku…kau lebih egois daripada Bus, Taksi.…kau sama sekali ngak mau menolehkan kepalamu..

aku berdiri terpaku di waiting room, lemas dan sedih.orang-orang di waiting melihatku. waiting room penuh dengan orang-orang yang hendak pergi menjelajahi dunia. mereka memandangiku dengan penuh keheranan. aku lihatin wajah-wajah mereka sebagian. raut wajahnya tersirat beberapa pertanyaan-pertanyaan. dari wajahnya lah aku mengetahui pertanyaan-pertanyaan mereka.

ada orang tua, kakek-kakek pipinya tak kenceng lagi menyiratkan“kasian kamu ya nak, yang sabar yach mungkin ini peringatan untuk kamu nak”. ada juga wajah para anak muda bilang “kasian deh loh, wek ”. satpam penjaga pintu langsung bilang tanpa isyarat muka sebagaimana sebelumnya “kamu sih dari tadi dipanggil-panggil ngak nyaut, sudah sana cepetan lapor sama kantor maskapainya. katanya dengan suara agak tinggi.
untuk meyakinkan ku, aku bertanya “itukah pesawat RAJAWALI yang akan terbang menuju Jakarta.?”
yaitu Pesawat RAJAWALI yang akan menuju Jakarta pak!! kata sang Penjaga

Kug kita berempat ditinggal sih pak padahal kita sudah checkin?aku coba membela
kan tadi bapak sudah diingatkan dan dipanggil sebanyak 6 kali.!!cerocos sang penjaga

Kan bagasi kita ada di Pesawat RAJAWALI pak, gimana sih bapak ini kug ngak ngubungin noku?bu shelfi mulai naik pitam

silahkan ibu ke Kantor maskapai secepatnya.

ada 4 orang yang ditinggal oleh pesawat RAJAWALI ini yaitu dua orang cowok yaitu cader, heri dan dua orang cewek wathy dan shelfi. Shelfi perawakannya lembut tapi tegas. shelfi langsung pergi menuju maskapai penerbangannya
tanpa menoleh ke penjaga akhirnya ibu shelfi langsung menuju kantor. wajahnya menunjukkan kalo dia lagi marah.

akupun berbisik kepada temenku wathy “gimana kalo dah begini, apakah dia parkir lagi untuk mengangkut kita”. wathy hanya diam sebagai tanda dia tak tahu harus menjawab apa?

akhirnya semua aku ngomong ke wathy….seandainya tadi tidak tidak keluar bandara mungkin tak kan seperti ini

sesat setelah checkin petugas bandara ngasih tahu klo pesawat delay..aq coba bertanya
kira-kira delay berapa jam mbak?kata ku
delay sekitar 3 jam mas!!jawabnya meyakinkan.
karena masih lama akhirnya bu shelfi mengajak pulang dan makan-makan dulu

ayo kita pulung dulu aja daripada disini?bu shelfi coba ngajak kita pulang
aku dan yang lain agak ragu tapi bu shelfi mendesak ayolah kita pulang!!
akupun dan anggota lainnya pun mengiyakan…okelah kalo gitue

akhinya bu shelfi menelpon salah satu pembantunya..
Pit tolong jemput aku dibandara yach…
okey deh buuu….sahutnya

setelah 10 menit, kita nyampe di rumah bu shelfi.
tak lama kemudian bu shelfi ngajak kita semua untuk makan di restoran nelayan yang ada di daerah pasir panjang. akhirnya kita menyantab makanan disana. ada ayam bakar, mayonnaise, ikan bakar.

disaat sedang asik-asik menyantab makanan. bu shelfi itu bilang ke kita itu kayaknya pesawat RAJAWALI. bu shelfi melirik jamnya menunjukkan tepat jam 12.00. akh masih lama kan jam 1 berangkatnya ntar kita airport jam 12.40 aja!!bu shelfi menimpali.akhirnya kita tetap lanjutin makanan sampai habis

aku berharap semoga si RAJAWALI mau parkir lagi dan mau sedikit empati. dia sudah merangkak. merangkak menuju arah barat laut. jalan masih pelan dan pasti. aku pandangin si RAJAWALI yang semakin jauh. pandanganku terhalang oleh pesawat lainnya..disaat terhalang itulah aku lihat pesawat dengan maskpai yang sama. persis sama.

aku bilang ke temenku “mungkinkah si RAJAWALI mau parkir lagi?dia hanya diam membisu. hatiku masih berharap-harap cemas. barangkali itu lah si RAJAWALI. namun asa ku pupus oleh erangan RAJAWALI yang makin mengeras selaksa ada halilintar.

sang Rajawali siap untuk tinggal landas. kakinya masih menyentuh tanah yang sudah beraspal. langkah kakinya semakin cepat. kecepatan sekitar 100 km per jam. badan sang rajawali makin naek ke atas. semakin lama semakin menaik. kakinya pun mulai menutup seperti burung Rajawali. aku pandangi sang rajawali semakin jauh semakin mengecil. akhirnya tak ada satu pun jejak langkahnya dan sang RAJAWALI pun tak keliatan lagi ekornya. aku disini hanya bisa terpaku tanpa aku tahu harus berbuat apa.
ibu shelfi terlihat dari kejauhan sedang memarahi Josephus Lette, Bos Maskapai itu
kenapa bapak ini, kug bisa-bisanya kami ditinggal, kan kami udah checkin, bagasi kami juga ada disana?pokoknya kami ngak mau tahu, bapak harus cariin solusi boat kami?katanya delay 3 jam?

Josephus itu hanya memberi komentar sebisanya “ibu, kami sudah panggil sebanyak 6 kali, ya kami emang delay 3 jam?gimana kalo ibu berangkat besok pagi?
ibu shelfi langsung menimpali “kalo delay 3 jam berarti kan jam 1 berangkatnya, ini kan masih kurang 15 menit berangkatnya!!aku ngak mau berangkat besok, aku maunya sekarang.

Josephus keluar kantor dan dibuntuti oleh bu Shelfi. dia mencoba menanyakan ke maskapai yang satu koloni, li** ***…Pak masih ada 4 kursi kosong?wah kami dah penuh pak..punya kami dah full.

Josephus agak tergopoh-gopoh mencoba menanyakan yang beda koloni tapi masih satu genus…wajahnya terlihat lesu dan capek..dia mencoba keluar kantor, coba bertanya kepada yang segenus, Sri****** *** . pak masih ada 4 kursi kosong??ya pak masih ada. terjadilah transaksi supply dan demand. disepakatilah bahwa akan dilakukan pricing-swapt antara dua maspakai. akhirnya selisih harganya lah yang diperhitungkan.

aku pandangi pesawat itu meninggalkan ku
aku pandangi dengan perasaan kacau
hendak aku ingin berteriak
hendak aku ingin menghadangmu
tapi aku tahu kau begitu egois
seegois wakil Rakyat

2 thoughts on “Sang Rajawali Meninggalkanku sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s