nyebrang pantai Pink, eh nemu pulau kecil imut dan pantai Indah-indah

27 April 2013

Gili Petelu

Gili Petelu

Gili Petelu

Perahu kami tidak singgah di pulau ini karena memang akan dikunjungi terakhir. Kami pun melewati Gili Petelu. Setelah melewati Gili ini, kami melihat semacam bola-bola terapung yang berwarna biru. Pemandu kami memberitahu kalau ini termasuk kawasan budidaya Batu mutiara air laut. Bola pelampung berjejer rapi di tengah laut.

tebing di saat menuju Gili Petelu

tebing di saat menuju Gili Petelu

Antara satu bola dengan bola lainnya terhubung oleh tali. Bola itupun dikasih pemberat di dasar lautnya, begitu lah penjelasan pemandu kepada kami. di dekat budidaya mutiara itu ada bangunan kecil yang menjadi tempat tinggal penjaga budidaya mutiara.

Gili Petelu

Gili Petelu

Mutiara ini dihasilkan oleh sejenis kerang. Tetapi tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara dengan kualitas terbaik. Proses terbentuknya batu mutiara terjadi ketika kotoran atau benda asing masuk ke dalam cangkang kerang seperti pasir, batu kerikil yang masuk ke dalam kerang.

berdiri diatas batu Gili petelu dengan latar warna laut yang membiru

Ika dan Nur berdiri diatas batu Gili petelu dengan latar warna laut yang membiru

Saat ada benda asing yang masuk itulah kerang secara reflek berusaha untuk melindungi dirinya dengan cara mengeluarkan cairan necre (calcium carbonate) untuk membungkus benda asing tersebut. Cairan tersebut akan membungkus benda asing dan menjadi mengeras sehingga terbentuklah mutiara.

Batu mutiara yang terbentuk secara proses alami sangat langka, tetapi sekarang manusia lebih sengaja memasukan benda-benda ke dalam kerang mutiara. Warna mutiara bermacam-macam ada yang warna putih, coklat, cream, kuning muda, hitam dan keemasan.

Dewi lagi kumat narcisnya

Dewi lagi kumat narcisnya

Setelah melewati kawasan budidaya mutiara, saya melihat pantai dengan pasir putihnya. Kami hanya bisa memandanginya dari kejauhan. Itulah pantai sedui/Segui atau lagi Sebui. bingung nyebutnya. soale beberapa ada yang nyebut sebui beberapa lagi nyebut segui. ya begitu lah. semoga pantai cepat ada tandanya biar ngak pada bingung wisatawannya hehe.

Pesona laut Gili Petelu

Pesona laut Gili Petelu

Setelah melewati pantai pasir putih itu, kami melihat beberapa bangunan rumah yang baru selesai dibangun. Bangunan itu baru dan terletak agak jauh dari lokasi pasir putih. Saya meminta penjelasan kepada pemandu kami tentang rumah-rumah tersebut.

Pantai Segui/Sebui

Indahnya pasir pantai segui/sebui

Indahnya pasir pantai segui/sebui

Awalnya, rumah-rumah warga itu tersebar di daerah sekitar pantai Sedui/segui/sebui. Karena ada investor yang ingin mengelola pantai sedui/sebui/segui, maka investor tersebut membantu merelokasi rumah-rumah yang tersebar ke dalam satu lokasi.

Narsis bersama yukk..la fotoku mana

Narsis bersama yukk..la fotoku mana

Ada dua komplek bangunan. Satu komplek sudah jadi dan satu komplek lagi baru sedang dalam proses pembangunan. Saya menoleh ke belakang untuk melihat perahu kawan kami yang tertinggal.perahu itu pun belum nampak. Perjalanan pun kami lanjutkan ke Tanjung Tengah.

enaknya bermain-main di pantai Segui

enaknya bermain-main di pantai Segui. ngiler yaach

Perahu yang kami terus merapat ke pantai. Pemandu itu bilang bahwa inilah pantai Tanjung Tengah. Pantainya penuh dengan kotoran tumbuhan yang sudah mengering seperti batok kelapa, dan pohon jagung. Tidak hanya itu, pantainya pun pasang. Pemandu kami merasa bersalah karena telah membuat kami kecewa. Dia pun membela, seandainya tidak sedang pasang, pantai disini bagus, imbuhnya.

Pantai Tanjung Tengah

Pantai Tanjung Tengah

Pantai Tanjung Tengah

Kami hanya mampir sebentar di Tanjung Tengah sebelum melanjutkan perjalanan. perahu yang kami tumpangi pun balik arah. Tidak jauh dari tempat itu, Pemandu pun mempersilahkan kepada kami untuk melakukan snorkling. Tiga dari teman kami dan satu pemandu langsung snorkling, tiga lainnya hanya duduk di atas perahu.

kembali Ke Sedui

foto gaya jaipong ne

foto gaya jaipong ne/segui

Sambil melihat beberapa terumbu karang dari atas perahu. Saya termasuk yang tidak ikut snorkling, karena Saya tidak membawa ganti baju. Saya hanya bisa memotret terumbu karang dari atas perahu walaupun hasilnya kurang jelas. Pemandu kami tidak memakai alat snorkling dan langsung menyelam. Lalu dia muncul lagi dengan membawa bintang laut. Kemudian menyelam lagi trus muncul dengan membawa karang dan bintang laut. Ada empat bintang laut yang diambil.

Pantai Segui. oh indahnya

Pantai Segui. oh indahnya

Setelah snorkling di tanjung tengah kami akan menuju pantai Sedui/sebui/segui. Ika, Dion, dan Aryo pun segera naik ke perahu. setelah semua telah naik, kami pun berangkat. saat menuju ke pantai Sedui/sebui/segui, Perahu dua berpapasan dengan perahu satu. kami pun bersama-sama menuju ke pantai sedui. perahu kami pun merapat ke pantai Sedui/sebui/segui. 13 orang langsung turun dengan girangnya melihat pasir putih dan bersih. saya pun begitu senang.

Bintang Laut di Tanjung Tengah

Bintang Laut di Tanjung Tengah

ini benar-benar pantai yang masih perawan. pada saat itu, hanya rombongan kami yang menikmati pantai sedui ini. saya pun merasa takjub dengan pantai ini.. sungguh sangat berbeda dengan pantai Tanjung Tengah yang sebelumnya. sungguh begitu jernih.

semua sibuk saling foto

semua sibuk saling foto

seakan-akan tidak mau melewatkan satu detik pun, Setiap orang seakan sibuk sendiri-sendiri. Ada yang memotret dengan gadget, ada yang memotret dengan kamera digital, ada yang foto sendiri, ada yang foto barengan. Semuanya sibuk menikmati pantai dengan caranya masing-masing.

pantai Segui

pantai Segui

Saya pun mengabadikan beberapa foto. Foto Jam sudah menunjukkan pukul 12.30. saat itu panas begitu teriknya, tapi kawan-kawan Saya semakin asyik dengan pantai Sedui/sebui/segui. Seakan-akan ini masih jam 9 pagi. Setelah puas bermain di pantai Sedui kami pun bergegas pulang dan sekalian mampir ke Gili Petelu.

Pantai Gili Petelu yang berbatu

Pantai Gili Petelu yang berbatu

Pantai Gili Petelu tidak kalah bersih dan jernih dari pantai Sedui/sebui/segui. Gili Petelu ini berupa pulau kecil yang berukuran bundar berdiameter kira-kira 30 m. untuk menaiki pulau ini kami harus menaiki beberapa anak tangga. Setelah itu kita akan melihat sekeliling Gili Petelu dari atas pulau ini. Sungguh nikmat dan indah kawan.

Jernihnya air Segui dengan Warna Gradasi Biru Toscha

Jernihnya air Segui dengan Warna Gradasi Biru Toscha

Di samping Gili Petelu, ada semacam anak Gili Petelu yang cukup untuk di naeki beberapa orang. Dibawah anak Gili Petelu, ada lubang besar yang diakibatkan oleh kuatnya arus laut. Lubang itu cukup luas untuk menampung dua orang. Karena arus laut yang terlalu kuat, beberapa kawan kami tidak ada yang mau.

Snorkling di Gili Petelu

Snorkling di Gili Petelu

Airnya begitu jernih. Saking jernihnya, saya bisa melihat dasar laut saat hendak turun dari perahu. Beberapa kawan kami ada yang langsung snorkling. Saya pun naik ke atas pulau ini. Tidak perlu satu menit untuk bisa mengelilingi pulau ini.dari atas pulau ini saya bisa menyaksikan pulau lombok. pasirnya putih dengan sedikit berbatu. Lumayan jalan-jalan di pasir sekaligus refleksi. Tidak terasa jam sudah menunjukkan jam sudah menunjukkan 1.30 am. Kami pun bergegas pulang ke pantai pink lagi.

berakhir di rumah makan apa?

berakhir di rumah makan apa?

Dan semoga suatu saat, Saya bisa kembali lagi menikmati alam yang belum terjamah oleh banyak orang. See U Pink Beach, See U Pantai Sedui/Sebui/Segui, See U Gili Petelu. See di perjalanan Saya yang selanjutnya.

16 thoughts on “nyebrang pantai Pink, eh nemu pulau kecil imut dan pantai Indah-indah

  1. hai kak mau tanya dong.. Pas di Pantai Pink sewa boat sudah include alat snorkling? Kalo terpisaah alat snorkling nya brapa ya? lalu sewa jungkungnya berapa ya?

    makasih ka!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s