Mendarat di Gili Kapal Yang Sepi

Mau ke Gili Bidara, Terdampar di Pulau Pasir Pertemuan Dua Arus Laut di Selat Alas  (Tour de Gili Kondo 2)

Selamat datang di Gili Kapal

Selamat datang di Gili Kapal

Indahnya terumbu karang selat Alas telah kami saksikan, padang rumput lamun telah kami lewati, hutan bakau dengan kerimbunannya sudah kami lalui, kegigihan pembuat hutan bakau pun telah kami dengarkan. Dengan semua anugerah tadi, semoga kita, para penerusnya, bisa menjaga dan melestarikannya. Yuk kita kanjutkan perjalanan setelah hutan bakau.

Mari Ekspresikan diri di Pulau Terkecil sedunia hehe

Mari Ekspresikan diri di Pulau Terkecil sedunia hehe

Rombongan perahu saya yang keluar dari hutan bakau menyusul rombongan perahu lainnya. Saat keluar hutan bakau, kami langsung bisa melihat Gila Bidara. Kami pun melihat Gili Kondo yang jaraknya lebih jauh kalau dilihat dari gili Petagan. Gili Kondo terlihat lebih kecil dari dari Gili Bidara. Gili bindara terlihat begitu mencolok dengan pasir putihnya.

sebagian melihat ke bawah.. mungkin ada ikan kecil lewat

Gaya foto yang aneh

Laut yang kami lalui dangkal. saya bisa melihat padang rumput lamun itu lagi. Sayang, padang rumput lamun ini tidak sesegar padang rumput yang ada di dalam kawasan hutan bakau. Tiba-tiba saya melihat warna hitam. Lama-lama wana hitam semakin banyak. Saya pun bertanya dengan berteriak “apa ini yang berwarna hitam”. Salah satu dari rombonganku menjawab, itu Landak. saya perhatikan beberapa landak yang ada di tengah laut. Jujur baru kali ini saya bisa melihat landak di laut.

Selat Alas Lombok

Selat Alas Lombok

Setelah melihat kawanan landak, saya melihat terumbu karang yang terlihat dari atas perahu. Tidak lama saya bisa menikmati terumbu karang ini karena segera akan memasuki laut dalam. Laut dalam bisa dikenal dari warna lautnya yang biru, bahkan sampai biru pekat.

tiba di Gili Kapal

tiba di Gili Kapal

Saat kami berada diatas laut dalam itu, saya seperti melihat pemandangan yang membuat penasaran. Saya pun coba berdiri. Ternyata benar, pemandangan semakin jelas. Saya seakan melihat dua warna air laut yang berbeda. Warna laut yang sebelah sini berwarna biru pekat sedangkan di sebelah sana berwarna biru muda.

ne foto saat sebelum Turun ke Gili Kapal

ne foto saat sebelum Turun ke Gili Kapal

Melihat itu saya jadi ingat dengan pertemuan dua lautan yang terletak di Selat Gibraltar, selat yang memisahkan antara benua Afrika dan Eropa, tepatnya antara negara Maroko dan Spanyol.

sedikit saya kutipkan bahasa Tuhan yang ada dalam Al quran “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing”.

Reza di atas gili Kapal

Reza di atas gili Kapal

Apakah perbedaan warna laut di Selat Alas sama dengan perbedaan warna laut di selat Gibraltar?. selat Gibraltar ada di antara dua benua, sedangkan selat Alas ada di antara dua pulau, yaitu pulau Lombok dengan pulau Sumbawa. Jadi keadaan yang ada di selat Gibraltar ini mirip dengan yang ada di selat Alas ini.

Pola Pasir bentukan sang ombak

Pola Pasir bentukan sang ombak

Dilihat dari kedalamannya, pertemuan dua lautan di Gibraltar kemungkinan lebih dalam. Karena warna disana biru pekat dengan biru pekat sekali. Sedangkan disini, biru pekat dengan biru muda. menurut referensi sih perbedaan warna air laut di selat Gibraltar disebabkan perbedaan suhu, kadar garam, dan kerapatan airnya. Apakah di selat Alas juga disebabkan perbedaan suhu, kadar garam, dan kerapatan airnya juga yaa?. Jujur saya juga tidak tahu.

dari Gili Kapal, kita bisa melihat Gili Kondo dan Bidara

dari Gili Kapal, kita bisa melihat Gili Kondo dan Bidara

Silahkan pikirkan sendiri ya.. kalau pembaca bingung penulisnya lebih bingung lagi deh. Puyenk mikirin tentang oceanografi. Kalau masih puyenk ntar tanyain ke guru-guru ya…
Jika ingin tahu tentang pertemuan dua arus di selat Alas dan di selat Gibraltar silahkan perhatikan dua gambar berikut ini.

Selat Gibraltar

Selat Gibraltar/www.pensilvita.blogspot.com

coba perhatikan betul-betul gambar yang di selat lombok. sayang, saya hanya bisa memotret dari perahu. mungkin seandainya saya memotret dari atas. akan terlihat jelas perbedaannya seperti yang di Selat Gibraltar. berarti ayat-ayat Tuhan itu juga terbukti di lombok.

Pasirnya berbentuk bulat bercmpur dengan Pasir merah

Pasirnya berbentuk bulat bercmpur dengan Pasir merah

Wah pusing ne jadinya mikir-mikir yang berat… Ya udah yuk kita senang-senang aja.
Perahu saya semakin dekat, saya baru tahu ternyata yang sebelah sana laut dangkal dan disini laut dalam. Semakin mendekat, semakin jelas ternyata di tengah laut ini ada pasir. Pasirnya itu timbul tenggelam sesuai arus gelombang laut di pantai ini.

Pasirnya begitu menggoda, enak seandainya tidur di atas kasur khusus camping

Pasirnya begitu menggoda, enak seandainya tidur di atas kasur khusus camping

saat gelombang pasang, pulau pasir ini akan tertutup. Begitu juga saat gelombang surut, pasir-pasir terlihat jelas. Begitu seterusnya. begitu unik ciptaan tuhan ini. di tengah laut pun ada pasirnya. Apakah timbulnya pulau pasir di tengah-tengah laut ini juga disebabkan oleh pertemuan dua arus laut yaa. Arus laut dangkal dan arus laut dalam.

Kalo gelombang Pasang, airnya seketika itu menutupi pulau ini

Kalo gelombang Pasang, airnya seketika itu menutupi pulau ini

Tu kan mikirnya berat-berat lagi… udah akh…
Setelah sampai ke pantai pasir ini. kami pun ingin segera turun dan menikmati indahnya dunia. Oh indahnya, kita sedang berada di tengah-tengah selat Alas, hanya rombongan kami yang ada di tempat ini. rombongan kami ada 17 orang. Kalau ada 50 orang yang singgah disini. Kira-kira muat ngak yaa pulau pasirnya.

Saat hendak meninggalkan Gili Kapal

Saat hendak meninggalkan Gili Kapal

Petugasnya menjelaskan ini adalah Gili Kapal. Kenapa ini dinamain Gili Kapal?. Dinamain gili kapal disebabkan Kapal milik jepang pernah terdampar berhari-hari di sini. Kenapa yaa kug jepang semua. Penanam hutan bakau orang jepang, yang terdampar di Gili Kapal pun Kapal Jepang. Karena terdampar, akhirnya jadi nama gili-nya.

makin Jauh

Perahunya parkir dulu ya Bang, kita-kita mau  mendarat dulu

Oh ya perlu ku jelaskan disini gili itu artinya pulau kecil.
Tidak hanya kapal jepang yang terdampar disini. Kapal dari sumbawa juga pernah terdampar di sini.
Kembali ke nama “Gili Kapal”. Dinamain gili Kapal karena kapal jepang pernah terdampar di sini. La trus kalau perahu-perahu kami sekarang terdampar di pulau pasir ini, bisa dinamain “Gili perahu” ngak yach??hehe

Mari bergaya sebelum pergi

Mari bergaya sebelum pergi

Saya seakan-akan berteriak ketika saya berada di tempat ini. jujur saya sangat senang berada di sini. Tidak pernah sebelumnya saya terpikir bisa ke tempat istimewa ini. bayangkan dari Gili Kapal ini anda bisa melihat Gili Bidara. Sungguh indah kawan..pasir di “Gili Kapal” ini pasir putih bercampur pecahan dengan terumbu karang yang berwarna merah. Bentuk pasirnya bulat seperti merica.
Saya ingin berlama-lama disini. Seakan-akan pengin lebih lama lagi disini.

Rombongan Langsung Cabut menuju Pulau Tani alias Gili Bidara

Rombongan Langsung Cabut menuju Pulau Tani alias Gili Bidara

Saya dan rombongan tiba di Gili Kapal ini pukul 11.09 Wita dan pulang pukul 11.21 Wita. Jadi kita disini hanya sekitar 12 menit. Waktu yang sebentar untuk tempat yang unik seperti ini. saya hampir ditinggal oleh rombongan karena saya masih berlama-lama disini. duh indahnya. Kami pun siap-siap melanjutkan perjalanan selanjutnya yaitu ke Gili Bidara selanjutnya ke Gili Kondo

Mau tau Terumbu karang Gili Kapal yuk intip di sini

(cad/bersambung)

9 thoughts on “Mendarat di Gili Kapal Yang Sepi

  1. Bukan der, kalo selat Gibraltar itu emang terpisah karena perbedaan koefesien seperti yang dijelaskan itu: perbedaan suhu, kadar garam, dan kerapatan airnya.. kalau yang kamu lihat itu bukannya karena perbedaan kedalaman.. itu biasa kok, warna semakin gelap menunjukkan terdapat lereng semakin dalam. Kalau perbedaan mencolok biasanya ada perbedaan kedalaman tiba2 seperti jurang laut. Sebenarnya ayat itu bisa dibuktikan di daerah peralihan (hilir) pertemuan air laut dan air tawar.

    • mungkin yang ada disitu adalah adanya perbedaan warna laut itu hanya disebabkan perbedaan kedalaman lautan aja mas bek.. karena memang disebelah sana itu terlihat lebih dangkal dan disini lebih dalam. jadi memang perbedaan kedalamannya memang tiba-tiba itu. pas digaris itulah ada pasir yang muncul ke permukaan. oh ya komentar ke blognya mas bek… masuk ngak…perasaan komentar tak terbalas semua…

  2. Pingback: Gili Kapal, Pulau Seluas kamar Taman seluas Lapangan | CATATAN CADERABDUL PACKER
  3. Hallo mas… mau tanya nihh.. kalo kapal yg berangkat dari Lomboknya itu jam berapa? Terus waktu utk jelahaj 4 gili cukup 1 hari (PP ke Lombok) atau lebih dari 1 hari (stay di salah satu gili)? Makasi sebelumnya.. saya ada rencana ke Lombok soalnya akhir tahun ini🙂

    • kapal yang dari pulau lombok itu mulai jam 8an sampai jam 5 sore..untuk jelajah ke 3 gili yaitu trawangan, meno dan gili air. sehari sih cukup tapi kalau boleh usul lebih baek menginap di salah satu gilinya bisa di gili trawangan, meno or air…yaaa silahkan mencicipi lombok yang pedas ini hehe

  4. Saya rencana liburan ke 4 gili: kapal, bidara, kondo, Petagan. Tlg dikasih tahu ya penginapan/hotel terdekat dari Padakguar. Tx yah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s