Pantai Kuta tapi bukan Kuta Bali, Tour de Lombok Tengah 2

Pantai Kutaaa

Pantai Kutaaa

Anda mungkin akan mengira bahwa pantai Kuta hanya di Bali. Tidak bisa dipungkiri bahwa pantai Kuta di bali mempunyai daya tarik tersendiri. Bahkan bisa jadi, jika ditanya seluruh indonesia pantai apa yang akan dikunjungi saat ke Bali. Pasti jawabannya adalah “Kuta”. Begitu lah Kuta Bali yang terkenal itu.

narsis dulu sebelum menyusuri pantai kuta

narsis dulu sebelum menyusuri pantai kuta

Bahkan Andrea Hehanusa menciptakan Pantai Kuta Bali secara khusus dengan judul

“Kuta Bali”. Ini saya coba kutipkan sebagian liriknya

di pasir putih

kau genggam jemari tanganku,

Menatap mentari yang tenggelam.

Begitu lah sebagian lirik yang diciptakan pada tahun 2006 silam.

Semoga suatu saat ada nyanyian juga untuk Kuta Lombok

Tanaman Bakau

Tanaman Bakau

Lain Kuta Bali lain juga kuta di Lombok. Kalau di kuta Bali garis pantainya panjang, maka di kuta Lombok garis pantainya juga panjang, bahkan bisa lebih panjang daripada kuta Bali. Kalau ngak percaya. Silahkan ukur sendiri panjangnya.

Kalau di kuta bali, Airnya kotor karena pasir yang bercampur tanah, Maka  di  kuta Lombok anda hanya akan melihat kejernihan airnya. Jika kuta Lombok banyak dikunjungi turis-turis manca negara, maka di kuta Lombok juga banyak dikunjungi turis-turis manca negara. Memang kuta Bali lebih terkenal dan semua fasilitas tersedia.

di balik Ikut ada pantai. inilah wujud pantainya eh. hanya ada turis2 yang nikmati privasinya. bahkan ada yang telanjang Bulat

di balik Ikut ada pantai. inilah wujud pantainya eh. hanya ada turis2 yang nikmati privasinya. bahkan ada yang telanjang Bulat

 

Tapi di kuta Lombok juga ada banyak Café-café ada di sepanjang pantainya. Bahkan bisa jadi, ada sesuatu yang ada hanya di kuta Lombok, tapi tidak ada di kuta Bali, yaitu sekelompok kerbau yang berjalan di pinggir pantai Kuta. Nah perbedaan lain dengan kuta Bali adalah bentuk pasirnya. Pasir di sini berbentuk bulat-bulat seperti merica sehingga disebut juga pasir merica.

Memandang Indahnya Samudra Hindia

Memandang Indahnya Samudra Hindia

Saat bersama dengan kawan-kawan, kami sengaja pergi ingin menikmati kuta dari sisi lain. Yaitu kamimengunjungi kuta bagian ujung. Sehingga mungkin hanya kami ber lima yang ada di situ. Di ujung Kuta itulah saya bisa melihat tanaman bakau. Saya hanya melihat satu turis yang keluar dari penginapannya. Kami pun menyusuri pantai tanaman bakau. Tidak ada seorang pun di situ. Hanya kita. Hanya ber lima. Kami pun terus berjalan menuju bukit yang agak menanjak.

Setelah saya menaiki bukit itu, perkiraan kami salah. Ternyata, dibalik perbukitan ada sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di balik bukit yang langsung berhadapan dengan laut samudra Hindia. Memang suasana di balik bukit ini benar-benar privasi seperti milik sendiri.

 

Pose dulu akh

Pose dulu akh

Tidak ada kecuali para turis muda dan rombongan saya itu. Pemuda-pemuda bukan penduduk asli kuta tapi pemuda asing alias turis yang sedang berlibur. Yang satu berdiri di atas batu sambil memandangi laut, pemuda yang lain duduk-duduk di bebatuan.

Dina narsis lagi

Dina narsis lagi

Kami pun terus melanjutkan perjalanan. Melewati batuan-batuan terjal yang besar. Saya ingin tahu di balik batuan besar itu. Setelah melewati batuan besar, ternyata banyak batuan-batuan besar lainnya. Saya melihat pasir putih dari kejauhan. ternyata pasir itu adalah pasir sebelum pantai Mandalika.

Berjalan menyusuri Kuta

Berjalan menyusuri Kuta

Di pantai mandalika ada hotel Novotel yang cukup representatif untuk liburan kita di Kuta, lombok. Hotelnya dibangun dengan kearifan budaya lokal Sasak. Atap-atapnya dan dindingnya terbuat ilalang.

Pantai Mandalika ini juga sering diadakan tradisi Bau Nyale (menangkap cacing laut). Orang-orang menganggap cacing itulah merupakan penjelmaan Putri Mandalika. Eh ngak nyambung yaa… kug jadi cerita Bau Nyale yaa …. Hehe… Kami pun balik dari bebatuan besar. Kawan saya lewat di pinggir-pinggir pantai. Sedangkan saya melewati bebatuan besar itu.

indahnya pantai Kuta

indahnya pantai Kuta

Kami semua dikagetkan oleh seorang pria (turis) yang tidak memakai baju satu helai pun. Turis itu seperti berlari dari arah pantai ke pohon di dekat pantai kuta. para cewek kaget langsung menutup matanya. Sedangkan saya sempat mengabadikan walau sebentar (sorry…hehe). Turis itu sudah cukup berumur. Mungkin umurnya berkisar 50-an lebih. Kami pun berlalu dengan segala kekagetannya.

Nah itulah sedikit cerita tentang Kuta lombok. Sekarang yuk kita lanjutkan perjalanan selanjutnya ke Tanjung Aan dan Batu Payung atau Batu Dunhill. (Cad/bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s