Penerbangan Lombok – Jakarta yang Eksotis

Komplek Gunung Bromo

Komplek Gunung Bromo

Tiga Gili Lombok

Trio Gili (Gili Trawangan, Meno dan Air)

Trio Gili (Gili Trawangan, Meno dan Air)

Naik Pesawat Pagi ada sisi baiknya dan sisi ngaknya. Sisi baiknya tentu lebih cepat nyampek tujuan sisi jeleknya pesawat pagi, kita mah kudu bangun pagi-pagi sekali-kali. Pesawat langsung alias tanpa transit ada juga untungnya. Nah kali ini perjalanan saya ke Jakarta dapat dua-duanya. Pesawat pagi dan langsung dari Lombok ke jakarta. Untungnya adalah saya beruntung dapat tempat duduk bagian jendela. Saya khawatir seandainya tempat duduk saya di bagian tengah atau pinggir. Saat saya terima tuh boarding pass, alhamdulillah 41 A no seat saya. Alhamdulillah. Tepat pada jam 6.50 pesawat siap-siap take off.

Gili Trawangan telihat dari atas

Gili Trawangan telihat dari atas

Benar-benar apa yang saya bilang. Tak rugi saya naik pesawat pagi. Pagi-pagi sudah disuguhi keindahan gili-gili Lombok yang terlihat dari atas pesawat. Mulai dari Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air benar-benar terlihat jelas dari atas pesawat. Tak lupa saya langsung ngeluarin peluru saya alias kamera saya. Ternyata agak susah juga moto dari dalam pesawat. Selain terhalang oleh kaca, jarak pandang juga terhalang oleh atmosfer bumi. Apalagi atmosfer yang dipenuhi polusi-polusi yang pasti benda-benda di bumi lebih susah lagi untuk dilihat.

Untungnya, gili-gili di Lombok belum banyak tersentuh polusi seperti Jakarta sehingga keindahan gili-gili  nampak begitu jelas. Dari atas pesawat ini, tidak hanya keindahan Lombok yang ditawarkan tapi juga keindahan Gunung Agung Bali yang mempesona.

Gunung Agung

Gunung Agung, Bali

Gunung Agung, Bali

Dari atas pesawat, Gunung Agung tidak nampak sendirian seperti yang terlihat dari Lombok. Di situ nampak begitu jelas bahwa Gunung Agung ibarat seperti Rumah Kerajaan. Sedangkan gunung-gunung disekitarnya seperti  pelataran para Raja.

Kawah di dekat Gunung Agung (apa ya namanya)

Kawah di dekat Gunung Agung (apa ya namanya)

Pelataran itu sepertinya dulu merupakan Gunung yang ukurannya  lebih besar. Itu bisa terlihat dari bekas letusannya.saya tidak tahu gunung apa yang meletus itu dan kapan meletusnya. Yang saya tahu adalah seperti keindahan komplek kerajaan jawa. Saking asiknya memotret membuat seorang pramugari mencolek saya bukan untuk menegor tapi untuk menawarkan permen. selesai menikmati kegagahan Gunung Agung, kegagahan Gunung Bromo di Jawa timur sudah menanti.

Komplek Gunung Agung

Komplek Gunung Agung

Cuaca yang begitu cerah membuat perjalanan ini lebih menyenangkan. Bayangkan seandainya cuaca buruk, mungkin keindahan-keindahan seperti Gunung Agung tak akan terlihat. Kalaupun awan-awan itu ada. Awan itu tidak sampai menutupi keindahannya.

Gunung Bromo

IMG_1243

Gunung Bromo

Kali ini yang tak kalah indah dari Gunung Agung di Bali adalah Komplek Gunung Bromo yang ada di jawa timur. dari kejauhan nampak begitu jelas kegagahan komplek Gunung Bromo. Saat pesawat semakin mendekat, keindahan komplek Gunung Bromo bertambah semakin jelas. Aku hanya terkesima dibuatnya. Selama ini saya bermimpi ke bromo. Tapi sampai sekarang saya pun belum nyampe ke tempat ini. setidaknya, saat ini, saya bisa menyaksikan kegagahan Gunung Bromo dari atas pesawat.

Pengalaman ini merupakan pengalaman serba pertama saya. Pertama menggunakan maskapai ini dengan rute langsung dari Lombok ke Jakarta. pertama kali juga saya menggunakan jadwal pagi rute Lombok Jakarta. pertama kali juga saya dimanjakan oleh keindahan-keindahan pemandangannya. Mata ini seakan tak mau berkedip memandanginya. Bahkan saya terpikir untuk nunda jam sarapan saya. Tapi, makanan dari pramugari cantik itu yang selalu menggodaku. Sarapan pagi sambil mendengarkan lagu bethoven. Duh nikmatnya.

Komplek Gunung Bromo

Komplek Gunung Bromo

Gunung Bromo ini seakan tidak berhenti untuk memamerkan kegagahannya bahkan semakin jelas. Sambil makan, sambil jepret. Asik. Lanjut makan lagi. yaa begitu lah keindahan yang tak tergantikan. Jujur, di sekitar komplek Gunung Bromo ini, banyak pegunungannya. Saya tidak tahu, yang saya tahu itu adalah gunung Bromo. Terpisah dari Komplek Gunung Bromo itu, ada kawah bekas letusan gunung. Kawahnya ini pun jaraknya lebih dekat daripada Gunung Bromo. Tepatnya, kawah itu berada di bawah pesawat yang saya tumpangi ini. di komplek Gunung Bromo ini ada empat puncak gunung. Apakah semuanya namanya Gunung Bromo atau beda. Saya juga pun tak tahu.

Awan-awan

Awan Putih bersayap

Awan Putih bersayap

Saat selesai menyantab sarapan,  ada suara yang berbunyi “saat ini cuaca buruk, kepada para penumpang dipersilahkan kembali ke tempat”. Saat pesawat menembus awan, pesawatnya yang jalannya mulus tiba-tiba tidak mulus. Ibaratnya sih seperti mobil yang berjalan di jalanan rusak.  Abis jalan rusak jalan mulus lagi. tapi kali ini benar-benar seperti berjalan di jalanan mulus sekali. Jalannya berwarna putih halus. Tak ada rambu-rambu lalu lintas. Awan-awan yang mulus dan rapi benar-benar membuatku terpesona. Setelah melewati awan putih bersih yang cantik. Kita memasuki kawasan pegunungan lagi. tapi sayang kawasan pegunungan ini banyak dipenuhi awan-awan putih yang sebagian menutupi gunung-gunung itu.

saat melintasi Indramayu, beberapa gunung-gunung itu bermunculan dengan ditutupi bagian atasnya. Tidak jauh dari sini. Beberapa pegunungan muncul lagi tapi sayang, awan tipis menyelimutinya. saya menduga itu adalah Gunung Pangrango. Semoga saja tebakan saya benar. sambil memandangi gunung-gunung itu, saya coba pencat-pencet multimedia di depan saya. Saya pun coba cari informasi penerbangan saat ini. di layar tertulis dengan jelas informasi penerbangan Seperti suhu udara -23 derajat celcius. Distance Travelled 950 km. jarak yang masih akan ditempuh 180 km. Ground speed/kecepatan 873 km/jam. Ketinggian pesawat 38.000 feet.

sebentar lagi kita akan tiba di jakarta. awan-awan yang berada di jakarta benar-benar berbeda. Awan-awan itu bercampur dengan polusi. Atmosfir bumi banyak tercemar oleh polusi udara sehingga jarak pandang mata ke bumi terhalang oleh atmosfir bumi yang sudah tercemar. Itulah perjalanan saya menggunakan pesawat G***** dengan rute LOP – CKG pada tanggal 22 september 2013. Semoga berkenan.

6 thoughts on “Penerbangan Lombok – Jakarta yang Eksotis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s