Pantai Tlawas, pantai batu-batu eksotis

pesona Pantai Tlawas

pesona Pantai Tlawas

Lombok selalu menawarkan pesona keindahan. Lombok seakan tak pernah selesai-selesai untuk dijelajah. Pesona pantai-pantai yang berwarna putih bersih. tapi untuk kali ini, saya tidak akan memamerkan keindahan pantai itu. pantai-pantai itu hanya akan jadi pelengkap atas keindahan-keindahan lainnya. Pantai Tlawas namanya. letaknya berada di pesisir Selatan Pulau Lombok. Keindahan pantai Tlawas ini bukan terletak pada keindahan  pantainya tapi keindahan batu-batunya. saat tiba di Pantai ini anda langsung akan disambut Batu-batu eksotis dan terjal. tapi awas jangan takut atau mundur. teruslah berjalan melintasi batu-batuan terjal yang lain. terus lah berjalan. naik turun sampai menemukan pasir-pasir putih yang terhimpit oleh batu-batuan terjal dan derasnya Gelombang laut Pantai Selatan. so Jelajahi Pulau Lombok dengan segala Eksotismenya.

Mendengar pantai Tlawas pertama kali pada tanggal 25 Agustus 2013 pada saat saya mengunjungi pantai Mawi. Pantai di Tlawas batu-batunya bagus mas, yang khas itu batu-batunya, kata penjual makanan/minuman di pantai Mawi saat itu. bahkan, penjual minuman Mawi memberitahu pantai yang satu jalur dengan pantai Tlawas yaitu pantai Munah, Pantai Selau, dan Pantai Montong Sango.

Selamat datang di pantai Tlawas, Lombok Tengah

Selamat datang di pantai Tlawas, Lombok Tengah

tanggal 5 Oktober 2013, saya ke pantai Semeti dekat pantai Mawi. sayang, petugas pintu Mawi tak mengijinkan saya karena saya sendirian. nah hari ini (kemarin) tanggal 19 November saya berangkat bertiga dengan Irwan dan Agus.

Pesona Pantai Tlawas

Pesona Pantai Tlawas

Lokasi pantai Tlawas ini berada di samping kiri pantai Semeti. Jika Kawasan Pantai Mawi dan Pantai Semeti sudah dimiliki oleh Perusahaan. maka pantai Tlawas tidak. itu bisa terlihat dari pembatas pagar-pagar besi yang mengelilingi pantai Tlawas.

Batu-batu Tlawas

Batu-batu Tlawas

saat tiba di pantai Tlawas, saya, Irwan dan Agus langsung disambut dengan pantai-pantai berbatu. semuanya batu. Pantai batu-batu Tlawas benar-benar ekostis, pikirku. Irwan langsung menuju batu-batu terjal di samping kanan Tlawas. sedangkan saya dan Agus mengambil yang kiri. saya hanya bisa takjub dengan keindahan batu-batu. takjub suara gemuruh ombaknya yang begitu dahsyat.

Batu-batu Tlawas

Batu-batu Tlawas

takjub saat ombak itu datang menghantam batu-batu Tlawas, maka airnya akan berhamburan kemana-mana. saya  pun berjalan ke batu yang lebih dekat ke bibir pantai. posisi saya membelakangi datangnya ombak itu sehingga saya tidak tahu apakah ombaknya besar atau kecil. saat asik memotret, tiba-tiba ombak besar itu datang dan langsung terhempas ke batu-batu. air itu terhambur begitu kuat. byurrrrr. Lari, tak mungkin.

Irwan dan Agus sebelum  diguyur waterboom alami

Irwan dan Agus sebelum diguyur waterboom alami

saya berusaha untuk melindungi kamera dengan cara gerakan membungkuk. lindungaku hanya melindungi agar tak langsung kena hamburan ombak itu. kamera ku seperti mandi ayam. mandi tapi tak sempurna mandi. ku ambil tissu. ku sayang-sayang dia. ku usap-usap seperti mengusap bayi. berharap air itu tak mematikan bayi mungilku ini.

Irwan saat duduk di atas bebatuan Tlawas

Irwan saat duduk di atas bebatuan Tlawas

ku matikan kemudian kemudian ku hidupkan lagi. Alhamdulillah. iduppppp. Alhamdulillah ya Allah. saya pun bergegas pergi tak ingin dekat-dekat bibir pantai itu lagi. pergi melihat Agus dan Irwan yang sedang asik “narsis” berlatar batu-batu Tlawas. Irwan dan Agus menyusul ke tempat ku tadi. bahkan lebih dekat lagi ke bibirnya. bahkan Irwan dan Agus menaiki batunya. awalnya ombak itu biasa tak terlalu kecil atau besar. Suara Gemuru Ombak itu ingin menunjukkan hemburannya. menghantam batu-batu. hamburannya begitu tinggi. Byurrr….basah kuyup lah mereka berdua.

Irwan berusaha menghindar dari semburan ombak

Irwan berusaha menghindar dari semburan ombak

saya melihat Irwan dan Agus seperti sedang bermain waterboom alami. Saya hanya bisa tertawa melihat mereka berdua basah kuyup setelah bermain waterboom alami itu. tiba-tiba ombak itu datang lebih besar lagi. saya pun loncat menjauhi hamburannya.

Darah bercampur dengan air laut

Darah bercampur dengan air laut

Pshhhhhhh… ku liat jempol kaki ku terluka. awwwww….. darah segar itu keluar. ku biarkan begitu saja. ku celupkan jempol kaki kedalam genangan air laut. tak terasa genangan air laut itu berubah menjadi warna merah darah. darah itu terus mengalir kemudian menetes. Agus dan Irwan memperhatikan darah goresan batu-batu itu. tak bisa berbuat apa-apa. tak ada obat. lebih baik istirahat dulu aja mas, kata Agus kepada saya. saya pun duduk bersila sambil berusaha menghentikan aliran darahnya dengan sisa-sisa tissu kamera.  kami pun beristihat sejenak. sejenak sampai darah itu berhenti untuk mengalir.

Memandangi Langit di Pantai Tlawas

Memandangi Langit di Pantai Tlawas

ku liat jempol kakiku. alhamdulillah sudah berhenti. kami pun melanjutkan perjalanan kembali menyusuri pantai-pantai berbatu. manaiki jalan-jalan menanjak kemudian turun memerosotinya. tak ada cara lain. hanya bisa lewat jalan ini. menyusuri jalan berbatu lagi. berhenti sejenak melepas lelah. menikmati indahnya alam di pantai Tlawas.

Irwan dan Agus Main Plosotan

Irwan dan Agus Main Plosotan

Irwan dan Agus pun tak lupa untuk bernarcis ria di bebatuan Tlawas ini. Irwan dan Agus menyusun cangkang-cangkang kerang yang sudah mati. tak tau apa maksudnya. hanya kami bertiga di sini yang menyusuri batu-batu. menikmati indahnya batu-batu Tlawas. kami merasa seperti di Planet Kripton.

Tlawas itu menenangkan

Tlawas itu menenangkan

kami pun terus lanjut berjalan menembus jalan yang tak berujung ini. kami berhenti sejenak di batu-batuan yang konturnya lumayan datar. dari tempat ini kita bisa menyaksikan eksotisme batu-batu Tlawas. ingin berlama-lama menikmati keindahan ini. hanya suara gemuruh Ombak yang bisa menyaingi suara kami bertiga. dari sini saya bisa menyaksikan dua keindahan sekaligus.

Susanana Tlawas dalam bingkai

Susanana Tlawas dalam bingkai

saat menoleh ke kiri, maka batu-batu eksotis khas pantai Tlawas begitu mempesona. begitu menoleh ke kanan, maka pasir putih pantai Munah itu membentang luas seakan menggoda kami.  kami pun tergoda ingin melihat indahnya pasir putihnya lebih dekat. dan lebih dekat. habis ini, saya akan melanjutkan perjalanan Munah Selau yang tak kalah eksotis dengan Tlawas.

Batu-batu Tlawas yang berwarna

Batu-batu Tlawas yang berwarna

Memandangi Batu-batu Tlawas

Memandangi Batu-batu Tlawas

Agus memandang

Agus memandang

18 thoughts on “Pantai Tlawas, pantai batu-batu eksotis

  1. itu batu2annya mirip bgt disawarna, dan jauh lebih indah dari sawarna.. nah bahayanya kamera ditempat bgtuan mas, tmn saya jg pernah kena cipratan air laut dan layarnya kena😦

    • wahhh mirip ama yang di sawarna dan di sini lebih apik.. wah jadi pengin tahu sawarna buat bandingin. yaa neh mas kamera saya juga kecipratan hampir 3 kali. tp alhamdulillah masih bisa idup, tapi ring buat zoom lensa sudah agak kaku. moga cepat baikan lagi.

  2. Wow, ini di Lombok ? Cakep banget pemandangannya. Bulan Juni kemaren ke Lombok sih tapi ga jalan kemana2 karena ada undangan wedding party.
    Foto2nya keren!😀

  3. Pingback: Penjual Kelapa Muda di Pantai Batu Payung | CATATAN CADERABDUL PACKER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s