Snorkling, eh nemu Penyu cantik di Gili Meno

Snorkling Nemu Penyu

Karang-karang Meja yang cantik-cantik

Snorkling dikejar-kejar ubur-ubur laut

nemu banyak ikan di Gili Trawangan

Kapal Pesiar cantik melipir di Gili Air yang cantik

Kapal Pesiar cantik melipir di Gili Air yang cantik  saat suasana mendung

Snorkling… Snorkling….snorkling..itu yang terpikirkan saat hendak mau snorkeling di Gili Air, Lombok Utara. tiba-tiba gerimis yang tak diundang pun datang. “ayo”,  kata Andri melalui pesan BBM ke saya. Andri  mengirim pesan lagi “Gerimis”, “semakin deras”. “ya semakin deras, batalkan saja ntar kalau hujan”, kataku kepada Andri. ku liat Gerimis itu makin lama semakin hilang tapi awan-awan itu masih menutupi langit-langit di kawasan Lombok.  jadi lah kita putuskan untuk berangkat ke Gili Air menggunakan sepeda motor.

kapal pesiar dari depan

kapal pesiar dari depan

Rombongan saya kali ini hanya bertiga, saya, Andri, dan Ilul. hanya butuh kurang 1 jam ke Lokasi Penyeberangan Bangsal. tiket penyeberangan ke Gili Air hanya Rp10.000,00 dengan menggunakan public boat. Publik boat ini benar-benar publik boat. mulai dari wisatawaan, penjual sayur, ibu-ibu rumah tangga tumplek-plek di publik boat ini. nah waktu penyeberangannya pun ke Gili Air hanya 30 menit.

Langit yang mendung di Langit Lombok

Langit yang mendung di Langit Lombok

saat tiba di Gili Air, kami langsung clingak-clinguk mencari spot snorkeling yang bagus. karena ngak dapat yang sreg, diputuskanlah kalau kita akan Tour Snorkling ke 3 yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Air, dan Gili Trawangan. eh ternyata, Publik boat untuk yang tour ke tiga Gili dah berangkat. terpaksa dah kita sewa perahu Glass Bottom Boat seharga @500.000 untuk tiga orang. ini sudah termasuk penyewaan alat snorkeling dan tetek bengeknya snorkling. kami ditemani oleh dua orang, satu kapten dan yang satu lagi adalah pemandu kami alias yang menemani snorkeling. namanya Adi.

Bar-bar berbaris rapi di Gili Air

Bar-bar berbaris rapi di Gili Air

suasana langit yang berawan dengan sedikit gerimis tak menyurutkan kami bertiga untuk snorkeling ria. Tujuan kami yang pertama adalah Gili Meno. langit yang tak begitu cerah tetap tidak bisa menyembunyikan indahnya pasir putih yang mengelilingi Gili Air.

setelah kami melewati Gili Air, kami langsung disambut dengan indahnya Gili Meno. Gili Meno emang benar-benar cantik. dari jauh pun kecantikannya pun tak memudar. bahkan mendung pun semakin menambah ketenangan dan keromantisan Gili Meno dengan perahu jenis “Glass Bottom Boat” yang kami naiki.

Gugusan gunung rinjani

Gugusan gunung rinjani

saat perahu yang kami tumpangi tiba di Lokasi Diving-Spot at Gili Meno, sang kapten memperlambat laju perahunya. di lokasi diving spot ini, Ombaknya lumayan gede sehingga tidak cocoknya untuk snorkling. lokasinya tepat di ujung selatan Gili Meno. kami bisa menyaksikan keindahan-keindahan Gili Meno dari sisi lain. Terumbu karang-terumbu karang indah benar-benar tersaji di perairan Gili Meno. karang-karang yang indah benar-benar jelas terlihat dari atas perahu. saya hanya termenung tak berkedip melihat keindahannya.

Jalan berpasir di Gili Air

Andri dan Ilul Jalan berpasir di Gili Air

Terumbu karang-terumbu karang itu semakin memanjakan mata saya yang tepat berada di atasnya. ajibbbb…..saya langsung berteriak…..”iiiih terumbu karangnya keren-keren”. karang mejanya indah..besar seperti meja makan , berjejer-jejer laksana meja makan prasmanan.

warnanya bermacam-macam. warna yang paling mencolok adalah warna-warna ngejreng seperti warna kuning dan Hijau. aku hanya bisa merekam semuanya dalam otak saya. tak satupun nyangkut di kamera saya.

Penyu berenang di perairan Gili Meno

Penyu berenang di perairan Gili Meno by @andrants

sebelumnya, saya pernah  mengulas tentang keindahan ombak ujung selatan. saya tidak menyangka bahwa di lokasi ujung selatan Gili Meno lah, “pusat” terumbu karang itu berada. sepertinya saya harus belajar snorkling lebih giat lagi, trus belajar diving, agar saya tidak hanya menyaksikan keindahan bawah laut Gili Meno dari atas perahu “Glass Bottom Boat”.

setelah cukup lama kami menikmati sajian terumbu karang dari “Glass Bottom Boat”. kami melewati perairan laut dalam, tapi tak begitu lama kami melewati perairan dalam. sang kapten langsung memperlambut laju perahunya. pada saat itu juga keindahan bawah laut tersaji dari atas perahun ini. perahu tak hanya melambat tapi berhenti. Guide kami, mas Adi langsung menyuruh kami bertiga agar snorkeling. “di sini banyak Penyu”, kata mas Adi memberitahu kami bertiga.

Sang Penyu siap-siap menuju dasar laut setelah menghirup oksigen di permukaan laut

Sang Penyu siap-siap menuju dasar laut setelah menghirup oksigen di permukaan laut by @andrants

kami pun langsung bergegas turun untuk melihat keindahan bawah laut di Gili Meno. tak hanya terumbu karang yang bisa kami saksikan tapi juga penyu alias si kura-kura. Di Spot ini mas Adi  ingin menunjukkan aksinya untuk melakukan free diving. posisi kuda-kudanya seperti kuda laut. secepat kilat mas Adi langsung melesat ke dalam laut. Laut dengan kedalaman 12 meter itu hanya ditembuh beberapa detik saja. saya tidak tahu apa yang akan dia lakukan di dasar laut.

Penyu lagi

Penyu lagi

ternyata, mas Adi langsung membangunkan kura-kura yang sedang tidur. sang kura-kura pun kaget dan langsung berenang. saya baru tahu itu kura-kura setelah kura-kura itu berenang. Mas Adi kemudian naik lagi ke atas untuk memberitahu kami. mas Adi kemudian turun lagi untuk membangunkan sang kura-kura. sedangkan teman saya, Andri siap memotret sang kura-kura dengan kamera bawah lautnya. aksi kedua mas adi tidak seperti sedia kala. bahkan dia berusaha mengangkat ke atas sang kura-kura yang berat itu. jadilah mas Adi berpose dengan kura-kura meno.

Adi beratraksi dengan Penyu di Gili Meno

Adi beratraksi dengan Penyu di Gili Meno

Puas kami di spot ini, sang kapten pun mengajak ke lokasi lain di Gili Meno. tiba di spot ini, Penyu tetap menjadi kekhasan free diving kali ini. selama di Meno ada 4 Penyu yang kami temukan. sayang, kegiatan snorkling yang kedua kami harus berperang dengan ubur-ubur.  badannya Lembut bahkan seperti lentur.coba ku pegang-pegang. lama-lama kelamaan ubur-ubur itu semakin banyak. dia berjalan beriringan bahkan bersentuhan dengan saya. masuk ke dalam baju-baju saya. tiba-tiba badan saya gatal semua. saya pun langsung berteriak mengejar perahu kami. jadi lah tubuh saya peuh gatal-gatal kemerah-merahan karena serangan ubur-ubur. bahkan, saat saya menyelesaikan tulisan ini, aura ubur-ubur masih terasa di sekujur tubuh saya.

Penyu di Gili Trawangan

Penyu di Gili Trawangan

akhirnya, kami pindah spot ke Gili Trawangan, di Spot snorkling gili Trawangan saya benar-benar dimanjakan oleh kawanan ikan yang berwarna-warni. saya pun snorkling mengikuti gerak ikan-ikan yang indah itu.  saya berusaha mendekati kawanan ikan-ikan itu. saat saya berusaha memegang ikan-ikan itu, kawanan ikan itu pun kabur menjauhi saya. begitu seterusnya. saya mencoba spot lain, tiba-tiba sekelompok ikan-ikan kecil berada di depan saya. saya pun berusaha menangkapnya. saat saya berusaha mendekati, mereka pun ikut pergi. perginya serampangan dengan menabrak-nabrakkan tubuhnya dengan ku.. serrruuuuuu…

Adi langsung berhadapan dengan penyu Gili meno

Adi langsung berhadapan dengan penyu Gili meno

setelah kawanan ikan-ikan kecil itu pergi, segerombolan ubur-ubur tumpah ruah di depan saya. saya hanya bisa pasrah. pasrah berenang sambil ditemani ubur-ubur yang selalu bikin gatal-gatal. alamak…. badan ini. banyak kenangan yang indah tapi tak sedikit kenangan kecewa dengan ubur-ubur yang selalu menganggu. snorkling kali benar-benar puas termasuk puas dikerjain oleh ubur-ubur. setelah menikmati snorkling di Gili Trawangan, kami pun siap-siap pulang ke Gili Air.

Klik coretan lain tentang Gili Meno di sini PULAU ROMANTIS ITU GILI MENO 

9 thoughts on “Snorkling, eh nemu Penyu cantik di Gili Meno

    • akhhhh ngak gangguin kug mas bek…hanya diajak foto bareng hehe….toh waktu-waktu tertentu dia juga ke atas diri buat ngirup udara….hehhe…tenang kita taruh lagi ke tempatnya…ayooo semangatttt ditunggu di NTB hehe

  1. Pingback: Pulau Penyu bernama Gili Meno | CATATAN CADERABDUL PACKER
  2. Pingback: Yuk inti Gili Trawangan, Pulau eksotis di Lombok | CATATAN CADERABDUL PACKER
  3. Pingback: Yuk intip Gili Trawangan, Pulau Kampung Bule | CATATAN CADERABDUL PACKER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s