Tanjung Luar

Saya penasaran dengan tempat ini. penasaran bingit, kata anak milineal Saat ini. penyebabnya satu: ingin tau tempat dan proses Pelelangan ikan Hiu. lokasinya adalah tanjung luar, Lombok Timur.

Tanjung Luar mungkin satu satunya tempat pelelangan hiu di Lombok.

saya berangkat 8.30 dari daerah Cipto Mangun kusumo, Sawing. mengikuti petunjuk mapnya mbah Google.

Sebetulnya ada dua opsi menuju Tanjung Luar. Lewat Labuhan Haji atau lewat Jalur Keruak. Jalur Keruak lebih ramai daripada lewat Labuhan Haji.

sempat bingung. Keruak atau Labuhan Haji. akhirnya saya putuskan minta petunjuk ama si mbah. lewat jalur tikus dan ngk umum plus lebih sepi.

saya minta yang paling cepat. ini pengalaman pertama kali ke Tanjung Luar.

setelah nyampe setengah perjalanan, saya ketemu perkampungan. jalannya jelek, sempit. saya mulai ragu pada si Mbah. sepertinya jalan ini jarang dilewati motor apalagi mobil. lebarnya cukup satu mobil dan ditengah tengah jalan, ada seekor kuda.

pemilik kuda sepertinya sengaja dan sudah biasa menaruh kudanya di jalan itu.

untung bawa motor, kalau pakai mobil bisa kerepotan melewati kuda itu.

saya jalan pelan pelan dan hati hati untuk melewati si kuda. saya takut dikira akan mengganggu si kuda. bisa berabe kena tendang kaki kuda. saya lewat jalan di belakang kuda. pemiliknya keluar melihat saya. alhamdulillah Selamat.

duh mbah google. sampai segitunya memberi petunjuk tercepat.

setelah melewati jalan kuda. tembuslah ke jalur Labuhan Haji. Jam 9.30 saya baru nyampe Tanjung Luar. saya coba cari pelelangan ikan Hiu. ketemu.

saya terlambat. pelelangan ikan ikan hiu dimulai jam 08 Wita. tak masalah, toh saya masih bisa melihat ikan ikan hiu yang buntung. siripnya sudah diambil. dijual tersendiri.

Daging ikan hiu segar dijual 25 s.d 30 ribu per kilo.

Sirip ikan hiu emang tergolong makanan kelas menengah keatas. biasanya disajikan dalam bentuk soup. soup sirip ikan hiu.

harganya ampun ampunan. bisa mencapai 13 juta satu porsi di hotel hotel berbintang. soup sirip ikan hiu biasanya dijadikan jamuan saat imlek, pernikahan dll.

Dari segi rasa, pakar kuliner William Wongso pun mengatakan sebenarnya sirip hiu ini tidak istimewa. Teksturnya lembut seperti gelatin, tak punya rasa khusus.

“Sebenarnya itu hanya kolagen. Yang membuat cita rasanya sirip hiu itu nikmat adalah kaldu yang menunjang sirip hiu itu dan cara memasaknya,” kata William sebagaimana dikutip tribunnews.

di kawasan pelelangan ikan hiu, saya bertemu beberapa penjual. salah satunya sukri, penjual dari daerah Rumbuk, Sakra. kebanyakan penjual atau pemenang lelang berasal dari rumbuk.

berdasarkan keterangan dari sukri, para nelayan itu pulang setelah
15 hari memancing. artinya selama itu mereka memancing di tengah laut. lokasi perburuannya mulai dari selat Lombok, Sumba, hingga Flores.

bahkan dulu, hingga sampai perairan Australia. Sekarang, kita sudah tidak diperbolehkan lagi keluar perairan indonesia. banyak kapal kapal nelayan kita yang ditangkap austalia, kata sukri.

di gedung tempat pelelangan ikan, ada pemberitahuan jenis jenis ikan ikan yang dilindungi. antara lain Pari Manta, Pari Gergaji dan Hiu Paus.

di tempat pelelangan, tinggal beberapa ekor hiu yang belum laku.

di sekitar pelelangan ikan hiu, banyak Kulit ikan hiu yang dijemur di pinggir pinggir jalan dengan beralaskan tanah.

Kulit yang sudah kering. dijual. yang Bagus dan ukurannya besar dikirim ke surabaya. yang kecil kecil dijadikan krupuk kulit hiu.

Harga jual kulit kering per kilo sekitar 200 ribu, kata sukri

Menjelang siang, sukri dkk hendak pulang. ikan ikan hiu yang belum.laku terjual diangkut ke dalam tosa.
jenis hiu yang dibawa pulang adalah hiu karet dengan corak warna gelap dan hiu Macan dengan corak berwarna putih tulang. Hiu Macan bentuknya sekilas mirip lele Raksasa.

Daging daging ikan hiu yang tak laku dibawa ke gudang pengolahan ikan hiu. lokasi gudangnya berada di puncak bukit dan jauh dari perkampungan warga. alasannya agar bau yang ditimbulkan tidak mengganggu warga.

inlah pusat pengolahan ikan hiu.ada pengolahan khusus sirip hiu, Tulang Hiu, Kulit Hiu dan Daging Hiu.

sirip dan kulitnya dikeringkan. tulang-tulangnya direbus terlebih dahulu agar dagingnya terlepas. kemudian dijemur.

Sirip, Kulit dan Tulang yang sudah kering nanti akan dikirimkan ke Surabaya.

dagingnya kebanyakan dijadikan sate Ikan Hiu. kemudian dijual di pasar pasar sekitar seperti pasar selong atau masbagik. harga 3 tusuk sate hiu sekitar 15 ribu.

sepulang dari gudang pengolahan ikan hiu, saya mampir ke rumah Sukri yang tak jauh dari gudang pengolahan.

saya disuguhkan seporsi ikan hiu yang sudah matang dengan bumbu bawang goreng tomat pedas khas rumbuk.

textur daging ikan hiu menurut saya mirip tuna. nikmat. baru kali ini saya makan ikan hiu.

Sepulang dari rumah sukri, saya masih dibawain oleh oleh olahan masakan ikan hiu.

Terima kasih mas Sukri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s