Pantai Meninting, dekat tapi indah

Sunset di Sungai Meninting

Sunset di Sungai Meninting

IMG_8666

Sunset pantai meninting

IMG_8667

Sunset Pantai Meninting

IMG_8668

Pantai Meninting Siang Hari

IMG_8670 IMG_8672

Sendiri di pantai meninting

Sendiri di pantai meninting

Advertisements

Terumbu Karang Gili Layar yang aduhai (Tour de Gili Rengit dan Gili Layar)

Selamat Datang Di Gili Layar

Selamat Datang Di Gili Layar

Gili Layar, Pulau Terumbu Karang

Setelah Rombongan bermain-main cukup lama menikmati indahnya Gili Rengit. Kali ini Duta Here masih ingin mengajak kami, Tim Lombok Backpacker untuk mengarungi indahnya terumbu karang yang ada di Gili Layar. Jarak Gili Layar dengan Gili Rengit sangat berdekatan sehingga Gili Layar dapat terlihat dari Gili Rengit. Begitu juga sebaliknya, Gili Rengit dapat terlihat dari Gili Layar. Gili Rengit diapit oleh dua pulau yaitu Gili Rengit dan Gili Gede. Karena dikelilingi oleh dua pulau, Ombak di Gili Layar tidak sebesar ombak di Gili Layar.

pasirnya yang bergelombang semakin memperindah pantainya

pasirnya yang bergelombang semakin memperindah pantainya

Saat perahu rombongan kami semakin mendekat ke Gili Layar. Saya terpesona dengan keindahan bentuk dan warna air lautnya. Warna air lautnya mengikuti terumbu karangnya. Warna Laut yang banyak terumbu karangnya berwarna kehitaman dan berada agak ketengah. Sedangkan warna lautnya yang hijau biasanya berpasir dan berada di bagian pinggir. Pokoe Gili Layar cantik dah.

Keindahan Gili Layar semakin lengkap dipadu dengan hamparan pasir putih sepanjang pantainya. Pantai Gili Layar seakan-akan mengunjungi pulau private. Tak ada wisatawan lain selain rombongan kami, Tim Lombok Backpacker. Bahkan saya juga tidak menemukan Turis yang biasanya ada hampir di tiap pulau di Lombok.

inilah pantai Gili Layar

inilah pantai Gili Layar

Di bagian daratannya, ada beberapa sapi yang dilepas oleh pemiliknya. Saya pun berjalan ke pantai bagian barat pulau Gili Layar ini. saya melihat beberapa orang yang sedang duduk di Berunggak. Sepertinya itu adalah penduduk pulau ini. sedangkan beberapa orang lagi memancing ikan di pinggir laut dari Pantai Bagian Barat ini. pemancing itu diam berdiri membisu berendam di pinggir laut. Para pemancing itu seperti membiarkan pakaian basah di bagian pinggul ke bawah.

Gili Rengit terlihat dari Gili Layar

Gili Rengit terlihat dari Gili Layar

Saya pun mencoba mendekat ke pemancing itu. saya pun melangkah pelan-pelan karena banyak terumbu karang. Terumbu karang di Gili Layar memang begitu dangkal. Mungkin seukuran betis orang dewasa. Saya pun lebih berhati-hati agar ngak sampai nginjak terumbu karangnya. Saya melihat beberapa pemancing itu berdiri diantara terumbu karang tersebut. Sayang, kalau sampai para pemcancing itu nginjek-nginjek terumbu karang yang menjadi taman laut di pulau ini.

Nelayan sedang memancing diantara terumbu karang

Nelayan sedang memancing diantara terumbu karang

Kepuasan saya tidak cukup di situ, saya ingin menikmati keindahan taman laut di Gili layar ini. saya pun bergegas untuk memakai alat Snorkling. Mungkin saya tidak perlu berenang untuk snorkling di sini. Hanya dengan jalan kaki sambil nyelupin kepala. Udah deh. Kita bisa langsung liat tuh si terumbu karangnya.

Sapi-Sapi yang dilepas

Sapi-Sapi yang dilepas

Karena pengin lebih menikmati keindahan taman lautnya. Saya pun ingin berenang agak ke tengah lagi. benar-benar sajian begitu indah. I love Gili Layar. Its so beautifull. jika snorkling di Gili Rengit, kita akan diseret arus. Maka di sini, di Gili Layar ini ombak itu terhalang oleh Gili Gede. So snorklingnya nikmat kawan… Indonesia Indah Kawan. Lombok itu Indah. Tak terasa keindahan terumbu karangnya, ikan-ikan hiasnya seakan membuat kami lupa bahwa kami harus segera pulang. Yappp kita akan pulang meninggalkan semua keindahan selama perjalanan Kami ke dua Gili sekaligus. Yaitu Gili Rengit dan Gili Layar. terima kasih kawan-kawan Lombok Backpacker yang telah mengantarkan.

Pantai di sisi Selatan Gili Layar

Pantai di sisi Selatan Gili Layar

Ma kasih om Duta, yang memberikan alat penyewaan snorkling secara gratis. Thank kawan.Selamat Jalan buat Ayi dan Argo yang akan langsung balik ke kampung. Selamat jalan muhammad Risal dari Makassar.

Terumbu Karang Gili Layar. foto by Duta Here

Terumbu Karang Gili Layar. foto by Duta Here

Ceritakan lah keindahan Lombok ini kepada kawanmu. Selamat jalan juga buat Slamet Parmanto yang akan akan kembali ke Turki untuk melanjutkan Masternya. Kepada Slamet, ceritakan lah Liburan Summer mu dalam menikmati keindahan Lombok kepada kawan-kawanmu di Turki, kepada kawan-kawanmu di penjuru dunia. Kepada para Backapcker Lombok, kapan kita ketemu lagi. jalan-jalan lagi menikmati keindahan pulau Lombok. I Love you All.

Siap-siap meninggalkan Gili Layar

Siap-siap meninggalkan Gili Layar

berbaris di jembatan di jembatan Balai Budidaya Laut, Sekotong

berbaris di jembatan di jembatan Balai Budidaya Laut, Sekotong

Pantai Setangi tidak ada duanya

IMG_0616

Pantai Setangi dari atas

IMG_0650

air di bebatuan pantai Setangi

IMG_0655

pasir di atas bebatuan pantai setangi

IMG_0663

Hamburan Ombak di Pantai Setangi

IMG_0675

Indahnya Pasir di Pantai Setangi

IMG_0683

perbedaan pasir antara yang kena Gelombang dan tidak

IMG_0689

Jejak kaki ku di pantai Setangi

IMG_0688

pohon kelapa melambai-lambai di pantai Setangi

IMG_0691

Jejak para Kaki di Pantai Setangi

Pusat nyamuk itu bernama Gili Rengit

 

Selamat Datang di Gili Nyamuk/Rengit

Selamat Datang di Gili Nyamuk/Rengit

pintu rumah terbuka lebar, ku hirup udara segar tak bertepi. hari minggu yang cerah. matahari masih malu-malu di peraduannya. Di hari minggu ini, terasa nikmat bilamana seluruh fisik dan pikiran  begitu santai. Tidak memikirkan suatu apa pun.

tak terasa pikiran ku melanglang buana. Saat pikiran melanglang buana ntah kemana, tiba-tiba handphone ku berbunyi. Mention twitter ku dibalas. “kumpul di taman budaya jam 7.30”.

Siap-siap Berangkat menuju Gili Rengit

Siap-siap Berangkat menuju Gili Rengit

Di Taman Budaya saya menjumpai wajah-wajah baru. Tidak kurang dari 13 orang yang sudah berkumpul di trotoar jalan ini. Wajah-wajah baru itu seakan tidak membuat ku merasa orang baru. Salah satu dari Mereka lalu memberi isyarat agar saya ikut bergabung. Sepertinya wajah kelihatan seperti anak ayammencai induknya. Suasana keakraban nampak begitu kental. Saya pun langsung dipersilahkan saling berkenalan.

kami pun sudah siap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke Pelangan (tempat penyeberangan ke Gili Rengit, Gili Gede, dan Gili Layar). Waktu yang diperlukan sekitar dua jam dari Mataram dengan jarak 55 Km. Rombongan ini akan berangkat menggunakan sepeda motor. koordinator keberangkatan , Iyus Blue langsung memimpin doa sebelum kami berangkat. Sayang, Iyus Blue tidak ikut rombongan kami menuju Gili Rengit dan Gili Layar.

Rombongan Backpacker Lombok

Rombongan Backpacker Lombok

Tidak ada transportasi umum baik itu dari mataram ke Pelangan maupun dari Pelangan ke Gili Rengit dkk. Jadi untuk menuju tempat harus menggunakan motor atau Rent Car. Trus dilanjutkan menyewa perahu seharga Rp 250.000 pulang pergi.

Kepala Rombongan, Duta memilih Lokasi penyeberangan Balai Diklat Budidaya Daya Laut, Sekotong. Berbagai jenis ikan-ikan laut dipelihara di Balai Diklat ini, salah satunya ikan kakap putih dan Lobster. Puas melihat berbagai budidaya ikan di balai diklat kami siap melanjutkan perjalanan lagi ke Gili Rengit. Duta, sang koordinator langsung memutuskan untuk menyewa boat terbuka yang bisa memuat 17 belas orang.

Rombongan Lombok Backpacker yang akan menyeberang ke Gili Rengit dan Gili Layar. Menyeberang dengan Boat dengan bagian atap yang terbuka lebih asik dan menyenangkan. Mata saya terasa lebih leluasa untuk memandangi birunya laut.

Satu per satu rombongan naik ke atas boat ini. di atas Boat inilah kami bisa saling lebih mengenal lagi. dari hasil obrolan itulah, saya jadi tahu bahwa dalam rombongan ini ada lima orang yang berasal dari luar Lombok.

Jernihnya Air di Gili Rengit

Jernihnya Air di Gili Rengit

Ada yang berasal dari Semarang yaitu Argo  dan Lukman,  Ayi yang berasal dari banyuwangi, Ada si Risal yang berasal dari Makasar, dan terakhir adalah Slamet Parmanto yang berasal dari Solo. Sedikit saya ceritakan bahwa Slamet Parmanto sedang mengambil pendidikan pasca sarjana jurusan Energi di Turki. Kebetulan Bulan-bulan ini di Eropa sedang liburan Summer, dan dia ingin memanfaatkan liburan ini di pulau Lombok.

Pura di Pelabuhan Rengit

Pura di Pelabuhan Rengit

Lain Slamet, lain lagi dengan si Argo dan Ayi. Argo dan Ayi benar-benar “tersesat” di lombok. Alias mereka berdua memang tidak ada rencana sebelumnya ke pulau lombok. Argo dan Ayi sudah menghabiskan liburannya dengan mengelilingi daratan Flores selama tiga minggu. Nah saat perjalanan pulang ke jawa itulah mereka “tersesat” di pulau ini.

pasirnya bercampur hitam putih

pasirnya bercampur hitam putih

Obrolan dengan orang-orang baru di Boat membuat perjalanan ke Gili Rengit selama 40 menit itu tak terasa. Di sela-sela obrolan itu kami melihat beberapa gili lainnya sekitar Gili Rengit antara lain Gili Gede, Gili Penyu, Gili Lontar. Gili-gili yang memiliki Pasir putih seakan memamerkan keindahan pantainya. Sayang, tujuan Gili Rengit sudah ditetapkan. Semoga suatu saat nanti kami bisa mengunjungi yang lain.

pasirnya berwarna kemerah-merahan eh pas sebelahnya pasirnya bercampur hitam putih...kug bisa yach

pasirnya berwarna kemerah-merahan di bagian tengahnya eh pas bagian pinggirnya, pasirnya bercampur hitam putih…kug bisa yach

Tiba di Gili Rengit, anda akan disambut dengan pelabuhan yang baru, bagus sekaligus aneh. Aneh karena hanya Gili Rengit yang ada sarana pelabuhannya. Uniknya lagi, di tengah-tengah pelabuhan ada bangunan puranya. Pura itu menambah indah pelabuhan Rengit ini.

Sisi Timur Gili Rengit. teman-teman sedang melakukan snorkling

Sisi Timur Gili Rengit. teman-teman sedang melakukan snorkling

Air yang jernih menyambut kedatangan rombongan kami. Ada Bangunan, terlihat baru tapi tak terawat. ada Bar-bar dan restoran untuk para wisatawan. Sayang, semua fasilitas lengkap ini sudah ditinggal pemiliknya. Tak tahu kenapa semua fasilitas ditinggalkan begitu saja.

Saya tak tahu apakah pengelola Gili Rengit ini terusir oleh banyaknya nyamuk di Gili Rengit ataukah terusir oleh Return on Investment yang selalu merugi. Rengit  (nyamuk dalam bahasa sasak). Maklum menurut pendapat orang-orang di sini, pulau ini dinamain Gili Rengit karena memang di pulau ini menjadi pusat nyamuk-nyamuk berkumpul dan rapat.

pelabuhan memisahkan dua pantai yang jernih

pelabuhan memisahkan dua pantai yang jernih

Di samping bangunan ini ada bangunan yang baru jadi bagian betonnya saja. Saya coba berjalan ke arah bangunan setengah jadi tersebut. tak disangka ternyata ada seorang ibu dengan dua anaknya yang masih kecil-kecil. Salah satu anaknya sudah lulus Sekolah Dasar, yang satunya lagi belum sekolah. Dari ibu itulah, saya bisa menggali informasi tentang pemilik pengelola pulau ini, kenapa mau tinggal di sini bersama suami dan dua anaknya, tentang kenapa anak tertuanya tidak melanjutkan sekolah lagi ke tingkat yang lebih tinggi.

Bapak Minah dan keluarganya memang diberi tanggung jawab oleh sang pengelola Gili Rengit, Bapak Gede, untuk mengelola restoran miliknya. Gili Rengit ini memiliki luas 22 hektar.

perbedaan warna laut yang berpasir dengan yang berterumbu karang

perbedaan warna laut yang berpasir dengan yang berterumbu karang

Udah dulu ya ceritanya, saya udah cerita panjang lebar neh… ngak tau apa yang mau diceritakan.. saya ceritakan yang saya tau dan lewati..

sekarang waktunya menikmati keindahan alam yang ada di Gili Rengit. Keindahan pasir putihnya. Keindahan taman lautnya. Keindahan rombongan ikan-ikan kecil yang hidup di sekitar pelabuhan. Keindahan terumbu karang yang indah-indah. Keindahan ikan-ikan yang berenang berseliweran di antara kaki. Keindahan rombongan ikan layang-layang yang berenang. Bahkan anda pun bisa melakukan spear fishing seperti yang dilakukan teman saya, duta.

Duta Sang Pemburu Ikan Layang-layang

Duta Sang Pemburu Ikan Layang-layang

Itu lah keindahan-keindahan yang tak bisa dilupakan oleh rombongan Lombok Backpacker. Yang juga tak bisa dilupakan saya mendapatkan suasana keakraban dengan teman-teman yang baru aku kenal. Love u all Lombok Backpaker.

Sang Backpacker Sejati. Argo dan Ayi  di Gili Rengit

Sang Backpacker Sejati. Argo dan Ayi di Gili Rengit

Tips ke Gili Rengit :

  1. Sebaiknya anda membawa bekal dari rumah. Di Gili Rengit ini tidak ada penghuninya kecuali penjaga pulau ini yaitu Bapak Minah sekeluarga
  2. Sebaiknya membawa alat snorkling sendiri. jika tidak, Anda rugi tak bisa menikmati keindahan terumbu karang dan ikan-ikan yang indah.

Maha Karya Tuhan itu bernama Gili Kedis (3/habis)

Pulau Pasir itu bernama Gili Kedis. nampak dari kejauhan

Pulau Pasir itu bernama Gili Kedis. nampak dari kejauhan

Pertama kali mendengar nama pulau ini saya merasa agak aneh, aneh karena namanya mirip-mirip vokalis Ret Hot Chili Peppers, Anthony Kiedis. ngak nyambung yach…ya udah di sambung-sambungin aja dah.

Lukisan Tuhan yang maha indah salah satunya adalah Gili Kedis. Kecil, mungil tapi begitu mempesona. Bagaimana tidak pulau yang tak berpenghuni ini hanya dipenuhi pasir sepanjang daratannya. Luasnya sekitar 500 m2.  Ada beberapa tumbuhan yang tumbuh disini. Ada satu bangunan. Bangunannya mirip Gazebo (orang sini biasa menyebutnya dengan sebutan Berunggak).

Gili Kedis Makin dekat

Gili Kedis Makin dekat

Maha Karya Tuhan ini bisa ditempuh baik itu melalui sekotong atau melalui Gili Nanggu. Gili Kedis sendiri berada di antara tiga pulau. Jadi, Gili Kedis ini diapit oleh tiga pulau yang lebih besar dari dirinya. Yaitu Pulau Lombok, Gili Sudak dan Gili Tangkong. Saat menuju ke Gili Kedis dari Gili Nanggu, kita harus melewati selat  yang saya namai selat Sudak-Tangkong, karena selat ini berada diantara dua pulau ini.

Pesona Gili Kedis

Pesona Gili Kedis

Saat melalui selat ini, mata kita seperti dimanjakan oleh keindahan pasir putihnya. Saya seperti diapit oleh dua pulau berpasir putih yang begitu indah. Toleh kanan pasir putih Gili Tangkong, menoleh ke kiri pasir putih Gili Sudak.

Keindahan bawah lautnya terlihat sama2 dari atas perahu

Keindahan bawah lautnya terlihat sama2 dari atas perahu

Lurus ke depan maka semua pulaunya penuh dengan pasir putih. Di perairan sekotong ini, saya benar-benar dikepung indahnya lukisan alam ini. saya baru tidak bisa melihat air laut yang berwarna kebiruan. Benar-benar weekend yang indah kawan.

Pulau ini benar-benar dikelilingi pasir putih.. Subhanallah

Pulau ini benar-benar dikelilingi pasir putih.. Subhanallah

Tidak hanya itu di Selat Sudak-Tangkong ini, kita juga bisa melihat budidaya Mutiara Air Laut Selatan atau South Sea Pearls. Dari Kejauhan sudah begitu jelas keindahan Gili Kedis. Benar-benar Maha karya sang pencipta.

ingin rasanya langsung nyebur di sini

ingin rasanya langsung nyebur di sini

Ingin rasanya kaki segera menginjakkan kaki pulau mungil ini. Lukisan alam yang tak tertandingi. Makin dekat makin jelas bentuk Gili Kedis. Bentuknya seperti Bulat lonjong mirip Komet. Benar-benar indah maha karya tuhan ini.

Pantai sebelah kanan. benar-benar Ajib ciptaan  Tuhan yang satu ini. hany bisa ucap sukur

Pantai sebelah kanan. benar-benar Ajib ciptaan Tuhan yang satu ini. hany bisa ucap sukur

Saat ujung perahu bersentuhan, rombongan kami sudah siap-siap turun menginjakkan kaki di pulau mungil ini. teriknya matahari seakan akan tidak menyurutkan niat untuk sekedar. Bahkan tidak hanya itu, rombongan saya minta difoto sambil jingkrak-jingkrak alias lompat. Ya begitulah kebanyakan kelakuan-kelakuan di rombongan saya ini.

pulau pasir dengan satu berunggak

pulau pasir dengan satu berunggak

Di pulau kecil mungil juga batu-batuan. Batu-batuan seperti Lukisan alam yang indah. Lukisan Tuhan itu bisa membentuk batu. Sepertinya batu itu awalnya satu, tapi karena gelombang air laut yang menghantam batu secara terus menerus. Sehingga batu-batu tersebut membentuk saluran untuk gelombang-gelombang air laut tersebut.

IMG_0325

dari Gili Kedis ini, kita bisa melihat gili-gili lain di sekitarnya. Dari Gili Kedis kita juga bisa melihat pantai sekotong, pantai Gresa di desa Gresa.

Latihan loncat

Latihan loncat

Bagaimana kalau mau snorkling. Silahkan untuk menyewa alat snorkling di Gili Nanggu. Jika sudah merasa capek, anda bisa beristirahat di bawah pepohonan atau di Berunggak. Puas di Gili Kedis, anda bisa menyeberang lagi ke Gili Sudak untuk  bisa menyantap Ikan asap segar.

narsis bareng yuk

narsis bareng yuk

Di Gili Sudak ini, ada restoran yang menyajikan masakan-masakan laut. Nikmatnya setelah seharian capek menikmati keindahan alam di perairan sekotong.

Lokasi Mesumm

Lokasi Mesumm

Disudahi dengan menikmati ikan asap bakar di pinggir pantai dengan pasir putihnya. Sungguh indah perjalanan kali ini. sampai jumpa di perjalanan saya yang selanjutknya. Trus ikuti tulisan-tulisan saya yang akan menceritakan keindahan alam indonesia (cad/habis).

Batu-batu Gii Kedis

Batu-batu Gii Kedis

keren batu-batunya

keren batu-batunya

ajibb

ajibb

taman Bawah laut

taman Bawah laut

Terumbu Karang

Terumbu Karang

Pesona Gili Nanggu, Plis Jangan Jual Pulau ini

Pulau ini sempat desas desus di dunia maya bahwa pulau ini hendak dijual

Saat perahu kami hendak landing

Saat perahu kami hendak landing

Gili Nanggu merupakan salah satu pulau kecil yang ada sekotong, di lombok barat. Gili Nanggu menjadi banyak dikenal karena adanya desas desus di dunia maya bahwa pulau ini mau dijual. Padahal bukan dijual tapi pengelolannya diserahkan kepada perusahaan swasta.

White Sand Beach.. ajibbbb,,surga

White Sand Beach.. ajibbbb,,surga

Media Massa saat itu mulai dari internet, Koran, maupun Televisi ikut memberitakannya. Secara tidak langsung media massa ikut mempromosikan Gili Nanggu.

Airnya yang jernih bikin ingin cepat nyebur

Airnya yang jernih bikin ingin cepat nyebur

saya pun penasaran dengan pulau yang sempat hangat di media ini. Akhirnya, rasa penasaran saya terobati dengan kunjungan saya pada hari sabtu tanggal 31 Agustus 2013 kemarin.

sesi foto sebelum snorkling

sesi foto sebelum snorkling

Untuk ke Gili Nanggu sendiri bisa carter perahu motor dari pantai sekotong atau dari pelabuhan lembar. Tarif sewa perahu dari sekotong 250.000 sedangkan tarif sewa dari pelabuhan lembar sekitar 350.000. lama penyeberangan sekitar 30 menit dari sekotong ke Gili Nanggu.

Bekas Pelabuhan

Bekas Pelabuhan

Ada empat gili atau pulau kecil yang ada di sekitar sekotong. Urutan dari yang terdekat yaitu Gili Kedis, Gili Sudak, Gili Tangkong, dan Gili Nanggu. Berada di perairan sekotong seakan-akan seperti berada di lokasi yang sangat privasi, tersembunyi dengan penuh keindahan.

pengin tiduran di pasir ini

pengin tiduran di pasir ini

Rasanya belum puas kalau hanya sehari saja di sini. Saat menyeberang ke Gili Nanggu, mata kita seakan begitu dimanjakan dengan keindahan taman-taman laut, pasir-pasir putih yang mengelilingi pulau, dan catet itu , sekali lagi catet, jarak antara pulau yang satu dengan yang lain begitu dekat.

nemu pemandangan ginian saat hendak keliling pulau

nemu pemandangan ginian saat hendak keliling pulau

Sehingga untuk menyeberang antar pulaunya sekitar 5-10 menit Airnya yang begitu tenang seakan tidak membiarkan terumbu-terumbu karang menari-nari di mataku.

pantai dalam Bingkau batu

pantai dalam Bingkau batu

Sepanjang perjalanan, pandangan saya tidak berpaling untuk melihat pasir putih yang mengelilingi Gili Tangkong, karena dia berada di barisan depan. Gili Nanggu ada di sebelah barat gili Tangkong. Sedangkan Gili Sudak tepat berada di berada belakang Gili Tangkong. Gili Kedis sendiri berada di antara keduanya.

di antara dua batu

di antara dua batu

Dilihat dari segi ukuran maka Gili Kedis lah yang terkecil bahkan pulaunya hampir pasir semua.

Kapal perahu dengan muatan sembilan orang siap-siap merapat ke pantai Gili Nanggu. Dari kejauhan nampak beberapa wisatawan sedang snorkling. Saya seakan tidak menyia-nyiakan keindahan pantainya, Kejernihan airnya. Ombaknya begitu tenang.

Batu Payung di Gili Nanggu

Batu Payung di Gili Nanggu

Kaki seakan tidak mau beranjak menikmati indahnya Gili Nanggu. Bahkan saya seakan tidak rela untuk sekedar berteduh pun. Jam menunjukkan 10.00 Wita. lumayan cukup terik. Tujuh orang di rombonganku langsung berteduh untuk segera ganti baju dan sewa alat snorkling. Saya seakan makin asyik menikmati keindahan pantai Gili Nanggu. Surga Dunia.

Pantai Batu

Pantai Batu

Tak cukup di situ, anda juga bisa mengelilingi pulau dengan mengelilingi pesisir pantai. Tidak butuh waktu lama untuk mengelilingi pulau ini. waktu yang dibutuhkan berkisar 30 menit untuk mengelilingi pulau ini. tapi lumayan cukup untuk membuat kaki gempor hehe.

Laut di dalam Batu

Laut di dalam Batu

Apalagi bertarung dengan panasnya terik matahari jam 12 siang. Dari situ anda akan menemukan sisi lain dari Gili Nanggu. Pantai bagian barat pulau ini dipenuhi oleh batu-batuan besar berbalut dengan pasir putih.

dalam bingkai Batu

dalam bingkai Batu

Ku lihat beberapa keluarga turis beserta anak-anaknya memilih snorkling di bagian selatan. Dan memang di pantai bagian selatan ini terumbu karang begitu dangkal. Tidak perlu ke tengah kalau hanya untuk menikmati indahnya taman laut di Gili Nanggu.

Pantai di sebelah Barat Pulau

Pantai di sebelah Barat Pulau

Seakan-akan tidak pernah puas untuk melihat keindahan Gili Nanggu ini. saya pun terus mengelilingi sepanjang pesisir pantai dengan pasir putihnya. Saya bertemu dengan rombongan turis yang juga mengelilingi pulau ini dari arah sebaliknya.

Lokasi Snorklingnya tepat di depan hotel

Lokasi Snorklingnya tepat di depan hotel

Tak terasa setelah hampir satu jam perjalanan (maklum banyakan berhentinya). di pantai bagian selatan ini, pasirnya berwarna kemerah-merahan bercampur putih. Di bagian selatan juga ini lah banyak orang melakukan snorkling.

pasirnya berwarna kemerah-merahan

pasirnya berwarna kemerah-merahan

Pesona Gili Nanggu benar-benar memanjakan mata. Pasirnya, terumbu karangnya Sangat cocok bagi yang ingin berakhir pekan disini. Alat snorkling bisa disewa di sini. 25.000 per unit.

Pantai di depan Hotel

Pantai di depan Hotel

Bagi yang ingin menginap disini, disini juga penginapan yang asri dengan pasir putih sebagai halamannya. Mau apa lagi ayo ke sini. Ajak teman-teman ke Gili Nanggu di Sekotong, Lombok Barat.

Garis pasir

Garis pasir

berteduh dibawah pohon

berteduh dibawah pohon

suasana Gili Nanggu

suasana Gili Nanggu

Mejeng di depan Gapura

Mejeng di depan Gapura

narsis sebelum cabutt

narsis sebelum cabutt

sesaat sebelum meninggalkan Gili Nanggu

sesaat sebelum meninggalkan Gili Nanggu

@Caderabdulpaker

Pesona Hidden heaven di pantai Sekotong (1)

sekotong

sekotong

Sudah pernah kah anda ke bagian barat Lombok?. Pernah kah mendengar desas desus di dunia maya bahwa ada pulau Indonesia yang akan dijual?. itulah Gili Nanggu di sekotong. Kali ini saya akan mengajak anda untuk menjelajahi pesisir sekotong dan pulau-pulau yang ada di sekitar sekotong, Lombok Barat.

Sekotong merupakan salah satu kecamatan yang ada di lombok barat. Untuk pergi ke sekotong, anda bisa menggunakan Mobil atau sepeda motor. Waktu yang dibutuhkan untuk pergi kesana sekitar 1.30 menit. Jarak Mataram Sekotong hanya sekitar 50 Km.

Bintang Laut di padang lamun sekotong

Bintang Laut di padang lamun sekotong

Sekotong menawarkan pemandangan alam yang indah dengan pasir putihnya. Setelah anda di sekitar sekotong anda bisa jalan-jalan sesuai dengan yang anda mau seperti ke teluk sepi atau pantai Bangko-bangko atau anda mau melihat pulau-pulau kecil yang ada ditengah laut. Di sekotong, Anda tidak hanya disuguhkan oleh keindahan pantainya saja. Tapi anda juga menyaksikan binatang-binatang laut atau hewan laut yang ada di pinggir pantai. Bahkan anda juga bisa melihat padang lamun   yang berada di pesisir pantainya.

Padang lamun yang ada di perairan sekotong berbeda dengan padang lamun yang pernah saya liat Selat Alas, yaitu selat antara pulau lombok dengan pulau sumbawa. Padang lamun yang ada di selat itu ada ditengah laut seperti yang saya jelaskan di tulisan saya sebelumnya. Padang lamun yang di sekotong ini berada di bagian pinggir pantainya. Sungguh asik perjalanan ini. Saya merasa tidak rugi merencanakan pergi ke sekotong beberapa hari sebelumnya.

Cacing Laut di pantai sekotong

Cacing Laut di pantai sekotong

Pantai Sekotong yang berada di Dusun Batu Kijuk, Desa Sekobar ini benar-benar tidak hanya menyajikan pantai yang indah dengan air yang jernih, dan pasir putih. Pantai sekotong juga banyak binatang laut.

Itu bisa saya saksikan Saat saya hendak turun dari kapal perahu yang saya naiki. Bintang-bintang laut yang indah bisa kami saksikan dari atas perahu kami. Mata saya seakan terpesona dengan banyaknya bintang laut di pesisir pantainya. Air yang begitu jernih seakan memamerkan keindahan bentuk dan warna tubuhnya dengan warna cerahnya. Benar-benar indah kawan. Saya berjalan lebih hati-hati takut menginjak bintang yang di sekeliling saya. Saya pun langsung mengambil salah satu dari bintang laut tersbut agar bisa melihatnya lebih jelas. Tubuhnya seperti bergerigi dan kasar. Mulutnya berada dibagian tengah bawah tubuhnya. Saat saya raba mulutnya, dia seakan-akan bergerak hendak menggigit. Untungnya bintang laut bukan termasuk binatang yang berbahaya.

Petugas perahunya menjelaskan bahwa di sini memang banyak bintang laut. Tidak jauh dari perahu kami, beberapa pemancing sedang memancing. Yang saya takutkan adalah pemancing tidak sengaja menginjak beberapa bintang laut tersebut. Seharusnya lokasi bintang laut ini dimasukkan ke dalam kawasan konservasi at least ada penjaganya agar bintang-bintang laut tetap terjaga. Sayang, seandainya pantai ini semakin ramai dikunjungi oleh orang-orang. orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengambil sebagian bintang laut yang unik ini.

Bintang laut di dalam kejernihan air sekotong

Bintang laut di dalam kejernihan air sekotong

Saat sore hari air di sekotong mulai surut. Bintang laut-bintang laut ada yang biasanya ada di dalam air laut bisa jadi ada di pinggir laut seperti yang saya liat. Beberapa bintang laut itu berada di padang lamun.  tidak jauh dari bintang laut ada Cacing laut yang berkulit tipis. Saya coba mengambilnya kulit tubuhnya begitu sangat tipis, ringan dan lentur. Saya ibaratkan tubuhnya seperti labirin.

Jika anda sudah dihidangkan indahnya pantai sekotong dengan dengan pasir putih dan padang lamunnya, kejernihan air lautnya,  indahnya bintang laut, tipis dan lenturnya cacing laut. Maka jika anda sudah merasa capek, silahkan istirahat sambil menikmati hidangan ikan asap bakar dengan bumbu sambel pedasnya. Ada berbagai jenis ikan seperti ikan Kakap merah atau putih, ikan Baronang, dan ikan kerapu. Sekian perjalanan perjalanan saya ke sekotong. Ayok ke sekotong.  Ayo ikuti perjalanan saya ke Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Sudak dan Gili Kedis (cad/bersambung).